Sabtu, 20 Desember 2014

Entah apa

Aku dan kamu, kini tak lagi seperti dulu. Aku dan kamu, jauh. Entah apa yang menjadikan kita seperti ini. entah perasaan apa yang ku rasa disaat seperti ini. kau hilang, mendadak berubah menjadi sosok yang tak pernah ku kenal. kita terpisah oleh suatu hal yang entah dinamakan apa. mungkinkah atas nama cinta??
Aku tahu, tak seharusnya kumiliki rasa ini disaat aku telah memilikinya. tapi apa yang bisa kulakukan bila semua tlah terjadi. aku tak dapat memilih, aku tak pernah meminta dan aku tak dapat menghindar. semua tlah beradu menjadi satu di dalam hatiku. kini aku tak lagi menangisi sebuah perpisahan, tak lagi meratapi kesedihan, aku hanya menyesali sebuah pertemuan, dan menyesali adanya perasaan.
dan harusnya kau tahu, rasa ini tak pernah mati untukmu, aku tak pernah bisa berhenti mencintaimu.
untukmu, yang tak pernah lagi berani ku sebutkan namamu, tak pernah berani lagi ku sentuh jemarimu bahkan tak pernah berani lagi kutatap matamu.
[ Read More.. ]

Selasa, 11 Februari 2014

Bahagia itu, Kamu

Dear you, karena tak butuh satu alasan apapun untuk [tidak] berbahagia saat aku jatuh cinta, dan seterusnya jatuh cinta [kepadamu]. Sejak kau ijinkan aku tinggal di hatimu, tak ada lagi tempat yang kutuju; selainmu. Di sudut hatimu aku ingin mengaduh bahagia, tanpa jera. Di sudut hatimu, aku ingin tinggal selamanya. Menuliskan cerita bahagia, tanpa jeda. Jelas sudah!! Tak perlu kucari bahagia lagi; karena di kamu, bahagiaku itu~
[ Read More.. ]

Selasa, 04 Februari 2014

Untuk sosok yang berbeda

Assalamu'alaikum
Hari ini aku bercerita tentang cinta, untuk orang yang berbeda, untuk orang yang nyata, dan untuk seseorang yang mencintaiku apa adanya.
Dia yang membuka hatiku, dia yang membuatku sadar bahwa ada cinta yang lebih indah selain sosok disana yang tak nyata.
Aku bertemu dengannya karna Allah, dan aku mencintainya juga karena Allah.
Semua yang kujalani saat ini karena Allah, ku syukuri dan ku nikmati.
Ya Allah, aku mencintainya. Jadikan ia sosok yang baik untukku dan keluargaku, jadikan ia imam yang baik untuk aku dan anak-anakku kelak.
Jadikan hatiku dan hatinya satu, selamanya.
Aamiin

Anggi Jepri
[ Read More.. ]

Rabu, 22 Mei 2013

Rindu

aku teringat 2 tahun lalu, dan tiba-tiba saja sebuah kenangan menarikku kembali kedalam pusaran rindu, berulang. sedang kini aku tak lagi ingin bersahabat dengan rindu.
rindu, sebuah kata yang mampu menggores hatiku dengan mudah, menampakkan lagi sebuah kenangan yang tak mugkin terulang.
tahukah kau setiap kali rindu datang, ia menghujam aku dengan berbagai kenangan. dan kenangan itu, bukan sekedar masalalu, tapi masa yang tak mungkin lagi bisa ku lewati, bersamamu.
aku membenci rindu, namun aku juga tak bisa mengusirnya dari hatiku. aku membencimu yang tlah menyakitiku, namun aku juga tak pernah bisa menghapusmu dari hatiku.
semua terasa menyakitkan, ketika rindu datang tanpa alasan. semua terasa pedih ketika rindu mengingatkanku padamu tanpa kau peduli.
kau tak pernah tahu sebesar apa aku rindu, tak terhingga, akupun tak mampu mengukurnya. semua tersimpan disini, didalam lubuk hati yang tak pernah kau pahami, bahkan tak pernah kau ketahui.
aku mengerti, tak seharusnya ku simpan rindu ini. sedang kau disana tak pernah peduli. tapi sungguh, ini bukan mau hati, aku tak mampu mengingkari rasa yang ada dalam hati ini. aku, aku tak mampu, aku rapuh saat kau pergi. dan ketika aku tak sanggup lagi, air mata tak dapat ku bendung, jatuh beriringan dengan hati yang tlah rapuh. aku belum mampu tanpamu :'

[ Read More.. ]

Minggu, 19 Mei 2013

Dear Senja

hari ini seharusnya senja sangat indah. tapi sayang, mendung menutupinya.
biar saja, meski ia tak nampak namun pesan ini kutulis pada senja untuk dirinya.
dear senja, aku merindukannya, aku merindukan masalalu dan kasih sayang itu. terlalu lama sepi kujalani, sampai akupun lupa bagaimana rasa disayangi.
dear senja, sesungguhnya aku sangat ingin menghapus cerita lama, mengganti semua luka dengan bahagia. tapi entah mengapa aku tak pernah bisa. mungkin rasa sakit ini terlalu dalam, atau mungkin aku yang terlalu mendramatisir keadaan.
senja, bisakah kau bantu aku untuk melupakan semua .? ya, semua. melupakan dia yang tak pernah nyata, melupakan masalalu yang sesungguhnya indah. senja, dia memang tak indah, bahkan dia tak nyata. tapi entah mengapa dalam sekali dia memasuki hatiku. 
aku mungkin tak bisa menggapainya, tak pernah dan tak akan pernah bisa. dan bahkan aku sadar dia hanya fatamorgana. tapi tak apa, aku tetap merindukannya. dan kau senja, saksi bisu cintaku padanya :)

[ Read More.. ]

Sabtu, 11 Mei 2013

Tetap Mencintaimu

aku masih disini, masih berharap kau sirami rinduku yang kering ini, masih berharap kau ramaikan lagi hati ini yang tlah lama sepi. tapi diujung penantian ini, kudapati kau telah ada yang memiliki. aku semakin ragu menantimu. ketidaknyataanmu, semua harapan palsu yang kau beri untukku, serta bertubi-tubi luka yang kau timbun dihati. membuatku semakin merasa bahwa kau benar-benar tak nyata.
tapi mungkinkah, yang tak nyata bisa menciptakan luka .?? harus pada siapa lagi ku tanyakan semua .?? ketidak mengertian ini membuatku ragu, bimbang untuk memilih sebuah keputusan.
menantimu atau tidak, jelas kau tak pernah peduli. merindukanmu atau tidak, jelas kau takkan mengerti. sebab kau bukan lagi milikku seperti dulu, sebab kau telah lama pergi jauh. kau memang sudah jauh bukan .? sangat jauh hingga tak dapat kuraih, tak pernah bisa ku raih. aku tak pernah mampu meraihmu, akupun tak pernah mampu memiliki hatimu.
jelas, karna dari awal kau hanya bermain hati denganku, bodohnya lagi aku menganggap semua itu nyata, aku menganggap semua serius. dan dari dulu pun kau telah membuatku luka. kau tak pernah peduli bukan .? ya, memang kau tak pernah peduli. tapi apalah kuasa hati ini, aku masih mencintaimu, aku tetap mencintaimu. mencintai  semua harapanmu, mencintai semua ketidak nyataanmu. dan akan selalu seperti itu.
[ Read More.. ]

Minggu, 05 Mei 2013

Aku Tak pernah Membencimu

haruskah kesalahan kecil membuat semuanya hancur .??
bukan.. ini bukan kesalahan kecil maupun kesalahan besar, ini melibatkan hati .
hati yang belum bisa memaafkan. hanya itu yang saat ini mampu aku ucapkan .
kau saudaraku. tapi entah kenapa dengan kesalahan seperti itu tak bisa membuatku memaafkanmu .? sekali lagi aku bilang, ini  bukan kesalahan. ini tentang perasaan.

aku teramat menyayangimu, tapi semuanya terlanjur terjadi. aku tak pernah membencimu, hanya saja aku belum bisa memaafkanmu. jujur saja, aku masih sakit. haruskah kau yang aku benci .? sungguh aku tak sanggup, bahkan terkadang akupun merindukanmu, merindukan kasih sayang dan belaianmu. tapi sungguh, maafkan aku. aku belum terbiasa dengan keadaan yang berbeda.

semua yang kuterima waktu itu, sangat berbeda dengan saat kau menyayangi dan merawatku. aku sakit, sangaaatt sakit. sudah kubilang, aku belum terbiasa dengan keadaan yang berbeda.
saat ini aku hanya berharap kau melupakanku, jangan pernah anggap aku pernah ada dalam keluarga itu. bukan apa-apa. aku hanya tak ingin kau terus mengkhawatirkanku, sedang aku masih dengan rasa sakitku, dengan segala keegoisanku.

maaf .. bukan aku membencimu, mungkin saat ini aku hanya perlu waktu untuk memaafkan terbiasa dengan keadaanku.


buat kakakku/bibiku tersayang  Jumiati.
[ Read More.. ]