Kamis, 28 Juni 2012

Lagu Rindu

ku tebarkan jemari kiri
di atas piano menaro nari
memainkan nada nada rindu
untuk dirimu yang amat jauh
merintih rintih dengan irama
terseLing not yang bersuara
meratapi diri tak berdaya
membuai rindu yang sedang ku bawa
wahai angin maLam ...
antarLah lagu yang ku dendangkan
bawaLah ke daLam ruang dengarnya
menyebarLah bersama hirupan nafasnya
agar rindu ini tersentuh oLeh hatinya





[ Read More.. ]

Rabu, 20 Juni 2012

Kau Terindah

andai saja saat itu kau tau isi hatiku
andai saja saat itu kau memiLih aku
mungkin perih cinta ini tak pernah ada di hidupku
semua tLah berlaLu seiring berjaLannya waktu
ku coba bertahan dengan sendiri disini tanpamu
meski tertatih, ku terpuruk mencoba bangkit dari hidupku
semua demi cinta yang pernah ada untukmu
tak mudah tuk menghapus cinta itu
meski datang siLih berganti cinta daLam hidupku
namun tak cukup untuk menggantikan cintaku padamu
meski kau bukan anugrah daLam hidupku
tai kauLah yang terindah seLama perjaLanan cintaku
[ Read More.. ]

Senin, 18 Juni 2012

Izinkan aku Merangkai Kata

teLah ku tuang berjuta kata
menjadi kaLimat yang mungkin tiada guna
hanya mewakiLi suara hati
saat angan ini muLai bernyanyi

teLah ku gores mata pena
beruntai di daLam maya
imajinasi daLam hidup di dunia
semua yang terjadi dan menimpa jiwa

namun jika di izinkan
biarLah tetap ku gores jutaan lagi tuLisan
tentang aku dan aLam pikiran
waLau sepi tiada tanggapan

biarkanLah aku menari di daLam kesunyian
mendendangkan berjuta sajak kegeLisahan
tentang ketimpangan jiwa yang ku rasa
hidup tiada sempurna sebagai manusia

biarkan aku berenang daLam tuLisan
bermain dan berLari mengaduk angan
tentang imajinasi sajak nan indah
mengabadikan semua agar tak musnah

Lepaskan berjuta puisi
tentang instuisi reLung hati

[ Read More.. ]

Aksara yang Mati

terdiam tiada bergerak
bisu daLam untaian sajak
mati imajinasi ..
aksara patah tiada berbunyi

senyap dikukung mentari
mata dewa yang terus mengawasi
yang kejam terus meneLanjangi
akan untaian aksara dan puisi

patah sayap imajinasi
tiada dapat mengepak lagi
terbaLut beban yang menapaki
akan jiwa yang terus mengukung diri

terdiam dan sunyi ..
aksaraku mati suri ..


[ Read More.. ]

Minggu, 17 Juni 2012

Bantu Aku

jingga itu masih terasa
waLau senja teLah tiada
hangat itu masih ku jumpa
dari lorong waktu kita berdua

kenangan yang teLah berlaLu
antara engkau dan aku
waLau kini kita tiada bersama
namun bayangmu masih menjeLma

warna hitam putih
baLur cerita diatas perih
namun kau tetap yang terbaik
daLam warna yang begitu peLik

dan daLam senandung sunyi
ku hanturkan untaian puisi
agar harap untuk benar meLupakanmu
karna kini bukan lagi miLikku

bantu aku ..
untuk tegas menghapus waktu
akan cerita asmara kita
dan biarLah tinggal cerita beLaka

hapus cerita indahmu
waLau terasa menyiksa
karena sungguh di daLam kaLbu
ukiranmu masih bertahta

[ Read More.. ]

Sabtu, 16 Juni 2012

RembuLan Maya

indah sajak sajak asmara
yang mengaLir dari tinta para pujangga
tentang maLam maLam perindu
berteman rembuLan yang syahdu

rembuLan yang terbayang
oleh wajah kekasih tersayang
menemani maLam  yang sunyi
saat ragamu jauh dari sisi

rembuLan yang setia menemani
berteman kerLipan gemintang di langit hati
ruang untai imajinasi
yang ku tautkan daLam puisi

rembuLan maya di jiwa
ku ukir dikaLa maLam tiba
mengabadikan rindu yang meLanda 
di buLan yang setia menemasi dunia

dunia biru yang kupunya
peLataran hati untukmu cinta
menghangatkan kaLa rindu bertahta
memeLuk angan kaLa meLayang di angkasa

meLayang menemani rembuLan
insan terindah kaLa maLam kerinduan

[ Read More.. ]

Jumat, 15 Juni 2012

Awan KeLabu

masih dingin disini
saat embun masihLah menari
di rerumputan yang basah
di hatiku yang sejenak lelah

mentari mengapa tiada berseri
tertutup oLeh awan keLabu
bermainkah atau bersembunyi
hadirLah segera hangatkan kaLbu

sang bayu yang menyapa
menghadirkan riak rinai dedaunan disana
mewartakan pada dunia
tentang aku yang masih merana

dingin kini menerpa
membasuh di embunan pagi
saat awan keLabu ini masih ada
meLenakan bara yang redup sunyi

awan keLabu ini masih ada
membayang murung di beranda
meredam lusuh sang bara
menyeLimuti diri di teLaga maya

biar awan ini pergi
saat kandungan hujan menghampiri
menghadirkan indah peLangi
bias mentari saat hujan berhenti

hangatkan aku di daLam mimpi
membuat raga terLena kembaLi


[ Read More.. ]